{title}

Jejak Kaki di Timur Negeri - Manyaifun, Satu Buku Untuk Papua

Guys, pernah nggak sih kamu mengamati adik atau anak tetangga yang berangkat sekolah? Sekilas semuanya terlihat wajar aja. Namun, tahukah kamu di bagian paling timur Indonesia ada banyak anak yang harus working so hard untuk bisa sekolah? Kisah inspirasi inilah yang ingin disampaikan oleh sebuah komunitas bernama #UntukPapua dalam bukunya yang berjudul "Manyaifun". Mau tahu kisah perjuangan mereka? Let's read and start to care. 

Manyaifun adalah salah satu wilayah di Papua  yang sangat memprihatinkan sekali keadaan pendidikannya. Rasanya ironi banget ya guys, pada pesona Raja Ampat yang eksotis ada sisi lain anak-anak Manyaifun yang nggak bisa mendapatkan pendidikan layak. Hal inilah yang mengetuk hati para pemuda dari berbagai latar belakang dan disiplin ilmu untuk mewujudkan pendidikan yang baik. 

Buku ini berisi tentang catatan perjalanan para anggota dalam mewujudkan visinya untuk membangun Rumah Belajar untuk anak Papua. Akan ada banyak kisah suka dan duka inspiratif yang akan kamu temukan dalam setiap lembarnya. Buat kamu pada generasi muda yang ingin adanya perubahan dalam negerimu, buku ini bisa memberikan banyak 'dorongan' untuk mewujudkannya. 

Kisah tentang para anggota yang harus beradaptasi dengan gaya hidup di sana menjadi pembahasan yang sangat menarik. Berbagai cara untuk meningkatkan taraf pendidikan pun dilakukan, seperti memanfaatkan kekayaan alam Maifun yakni kerajinan tangan dan pengolahan ikan serta buah pisang. Buku ini menjelaskan dengan detail proses panjang yang para anggota untuk mengumpulkan dana hingga terciptalah sebuah Rumah Belajar yang terletak di Kampung manyaifun, Distrik Waigeo Barat Kepulauan Raja Ampat.

Buku ini tidak hanya memberikan inspirasi dan 'menggerakkan' setiap hati yang membacanya. Namun juga sebagai sarana pencarian dana yang hasilnya akan dibuat untuk membentuk rumah belajar baru yang rencananya akan dibangun di Kaimana, Papua Barat.  Guys, what do you feel? Jika cerita mereka ini menyentuh dan menggerakkan hatimu untuk do something for a change. Let's do your best, guys! 

comments powered by Disqus